BUNGO, Berandajambi – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bungo menjadi tuan rumah pelaksanaan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP).
SKPP sendiri merupakan salah satu program Bawaslu yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2025.
“Karena sudah menjadi prioritas nasional, maka hasil kegiatan ini harus membawa dampak yang besar kepada sistem demokrasi yang ada saat ini,” ucap Abdul Hamid Ketua Bawaslu Bungo dalam sambutannya pada Jumat (10/09/2021).

Untuk diketahui, peserta SKPP ini sebagian besar adalah kawula muda dengan kebanyakan berlatar belakang organisasi, mahasiswa dan kepemudaan yang memiliki idealisme tinggi.
“Semangat inilah yang harus Bawaslu telurkan ke generasi muda saat ini dengan tujuan generasi muda bisa lebih peka dengan demokrasi, terutama dalam hal pengawasan pemilu,” ucapnya.
Dia menambahkan, setelah mengikuti SKPP ini para peserta dapat menjadi simbol-simbol pengawas partisipatif, sehingga bisa mengajak masyarakat untuk bisa ikut melakukan pengawasan.
“Peserta SKPP ini memiliki integritas dan komitmen tinggi. Semakin banyak pengawas partisipatif akan semakin baik kualitas demokrasi. Kader SKPP akan menjadi agen-agen pengawas pemilu dan menjadi virus yang akan menyebarkan semangat mengawasi,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut bertempat di Hotel Amaris Bungo dan dihadiri secara virtual Anggota Bawaslu Republik Indonesia Pritz Edwar Siregar, di buka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Wain Arifin, serta Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Afrizal di dampingi Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bungo dan Tebo. (Ardi).
Tulis Komentar