Belasan Ekskavator Diamankan APH, Narasumber Sebut Ada 47 Yang Beroperasi

$rows[judul]

BUNGO, Beranda Jambi – Pihak Polres Bungo, Kodim 0416/Bute, Pemerintah Daerah, Lembaga Adat, serta Tokoh Masyarakat dari Dusun Baru Pelepat dan Dusun Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo melakukan pengeluaran sejumlah alat berat jenis ekskavator yang di duga melakukan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) pada Rabu (03/02). 

Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi mengatakan ada sekitar 11 alat berat yang berada di dalam dan semuanya sudah di keluarkan. 

“Sebelumnya kita sudah mengeluarkan himbauan agar para pelaku mengeluarkan alatnya hingga pada 31 Januari 2021. Ada 7 alat sudah keluar lebih dulu, dan pada hari ini ada 4 alat kita keluarkan,” katanya. 

Dikatakan M. Lutfi agar tidak terjadi konflik, maka upaya mengeluarkan ekskavator tersebut dilakukan secara preventif, dengan kesadaran masyarakat untuk keluar sendiri tanpa ada tindakan hukum.

Namun informasi yang di dapat oleh media ini di lapangan dari narasumber yang namanya tidak mau di publikasikan bahwa, ada sekitar 47 alat berat jenis ekskavator di wilayah tersebut. 

“Yang kami tau, ado sekitar 47 alat berat yang bekerjo, kini semuanyo sudah dak do dilokasi melainkan di dalam semak-semak, kareno infonyo mau di razia,” tutur narasumber. 

Selanjutnya narasumber tersebut mengatakan, sebelum alat berat di sembunyikan seminggu yang lalu para penyewa alat berat ikut mengumpulkan dana sebesar 10 juta setiap orang, dengan tujuan untuk kebutuhan administrasi. 

“Seminggu yang lalu kawan-kawan ikut rapat tapi sayo dak ikut, informasinyo kawan kawan ikut iuran 10 juta sorang yang di kumpulkan oleh salah satu oknum, katonyo untuk kebutuhan administrasi,” pungkas narasumber. (tim). 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)