BUNGO, Berandajambi - Bupati Bungo memimpin rapat dalam rangka menindaklanjuti Surat Gubernur Jambi tentang antisipasi ketersediaan komoditi dan lonjakan harga pangan strategis pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1443 H/2022 M, serta Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Sargas) Pangan dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bungo Tahun 2022. Jum'at (18/03/2022).
Hadir dalam Rapat koordinasi tersebut Kapolres Bungo, Dandim 0416/Bute, Kejari Bungo, Kepala Pengadilan Negeri, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD terkait, Kabag, Kepala BPS, Bulok, Distributor Sembako.
Rapat diawali dengan Laporan Kadis Ketahanan Pangan Sopyan Ma'as, menyampaikan terjadi lonjakan harga sembako penyebabnya diantaranya. Masyarakat mengantisipasi dalam rangka menghadapi kesiapan Bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
"Adanya tradisi Sahur dan buka puasa, Budaya Mudik dan menyiapkan stok setelah Idul Fitri," ujarnya.
Bupati Bungo H. Mashuri menyampaikan, melihat terjadinya lonjakan kenaikan harga daging sapi dan kerbau harus yang paling tinggi yaitu Rp.120.000/Kg dan mulai besok Sabtu harga paling tinggi Rp.120.000,- termasuk kebutuhan bahan sembako lainnya harus kita pantau dan turun ke lapangan setiap harinya, serta menentukan dan memastikan sumber- sumber pemasok produsen bahan tersebut ke kabupaten Bungo.
"Harus kita pantau dan kita cari sehingga kita dapat memastikan barang tersebut ada dan tidak ketergantungan dengan satu suplayer sehingga harganya tidak naik dan standar, dan menghimbau kepada masyarakat jangan panik Pemerintah tetap menjaga ketersediaan bahan pokok serta kebutuhan lainnya. " harapnya. (Bj).
Tulis Komentar