BUNGO, Berandajambi - Fahlefi Ketua DPW LSM Independen Nasionalis Anti Korupsi (INAKOR) Jambi soroti pembangunan gedung Tenis Indoor Kabupaten Bungo Tahun Anggaran (TA) 2022, yang menelan anggaran cukup besar yaitu Rp. 1.485.578.000.00.
Gedung Tenis tersebut berlokasi di samping Rumdis Bupati Bungo, yang dinilai sangat memboroskan anggaran dan sama sekali bukan prioritas dan kebutuhan masyarakat Bungo.
"Kebijakan alokasi anggaran untuk membangun gedung Tenis ini merupakan bentuk perilaku Pemerintah yang tak tahu malu. Itu bukan prioritas dan kebutuhan masyarakat Bungo," ucapnya saat di jumpai pada, Jumat (02/09/2022).
Pemerintah Kabupaten Bungo lanjutnya, seharusnya bijak menggunakan anggaran belanja daerah. Ini malah di nilai membuang dan menghambur-hamburkan anggaran yang sia-sia.
"Alokasi anggaran ini juga mencerminkan tingkat sensitifitas Pemerintah Daerah terhadap masalah yang dihadapi warga sangat rendah," ujarnya Lefi sapaan akrabnya.

Lefi menegaskan bahwa, warga sedang berperang melawan harga bahan pokok yang tinggi, seharusnya ini yang menjadi prioritas daerah untuk ditangani.
"Dan juga ada beberapa fasilitas olahraga di Bungo yang telah dibangun, namun tidak difungsikan. Bahkan di nilai sebagian telah rusak parah," katanya.
Masih banyak pembangunan tahun sebelumnya tidak dimanfaati dengan berbagai alasan tegas Lefi, seharusnya Pemkab dan DPRD Bungo memikirkan pembangunan yang dibutuhkan untuk hajat hidup orang banyak, seperti kegiatan sosial dan pendidikan.
"Semoga Pemkab Bungo lebih melek lagi melihat situasi dan kondisi masyarakat dari pada menghamburkan uang yang di nilai tidak ada manfaatnya bagi masyarakat," tegas Lefi.
Untuk informasi, pembangunan gedung Tenis Indoor di bawah satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ini dikerjakan oleh CV. PAYE MORE RAWANG dengan masa pelaksanaan 143 hari kalender. (Bj).
Tulis Komentar