BUNGO, Berandajambi – Terkait persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Bungo yang sudah meresahkan masyarakat dan juga merusak alam.
Dari hari ke hari aliran sungai Batang Bungo, Batang Tebo, Batang Pelepat yang kian memburuk keruhnya, sehingga sudah sangat sulit untuk di gunakan serta di nikmati oleh masyarakat. Tampak juga beberapa waktu lalu pagar dari Bendara Muarabungo ambruk akibat PETI.

Hal ini juga menjadi perhatian Ketua GP Ansor Bungo Asri yang mengecam keras sikap dari Pemerintah Daerah dan pihak aparat penegak hukum yang di nilai menutup mata terkait persoalan PETI tersebut.
“Saya berharap kepada Pemda Bungo serta pihak aparat penegak hukum menyelesaikan persoalan PETI ini, jika tidak bisa maka di biarkan saja, dari pada hanya simulasi belaka,” singkatnya.
Sementara itu warga Bungo yang enggan di sebutkan namanya menyampaikan berduka cita atas keruhnya air sungai akibat PETI. Ia juga menilai bahwa Pemerintah Daerah dan juga pihak aparat penegak hukum tidak serius memberantasnya.
“Sayo ungkapkan Berduka Cita atas kondisi sungai yang kian memburuk, sayo tengok Pemerintah dan Aparat dak do serius menangani masalah ko,” ungkap kekesalannya. (Bj).
Tulis Komentar